Takaichi : Jepang Tetap Tanpa Nuklir

Nagasaki, mylidernews.com — Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menegaskan pemerintah Jepang tetap mempertahankan Tiga Prinsip Non-Nuklir (Hikaku San Gensoku) dalam pidatonya pada Upacara Peringatan Korban Bom Atom dan Perdamaian Nagasaki, Minggu (9/8/2026).

Ini merupakan kehadiran pertama Takaichi dalam upacara peringatan Nagasaki sejak menjabat sebagai perdana menteri.

Di hadapan para korban bom atom, keluarga korban dan masyarakat Nagasaki, Takaichi menegaskan bahwa Jepang tetap berpegang pada prinsip tidak memiliki, tidak memproduksi, dan tidak mengizinkan masuknya senjata nuklir ke wilayah Jepang.

Ia juga menyatakan tekad agar Nagasaki menjadi tempat terakhir di dunia yang mengalami pengeboman atom. Karena itu, Jepang, katanya, akan terus mendorong upaya yang realistis dan praktis menuju terwujudnya dunia tanpa senjata nuklir.

WHY?

Pernyataan Takaichi menjadi penting bukan semata karena disampaikan di Nagasaki.

Sebelumnya, pemerintahan Takaichi menghadapi perdebatan mengenai masa depan Tiga Prinsip Non-Nuklir, terutama prinsip “tidak mengizinkan masuknya” senjata nuklir ke Jepang. Perdebatan tersebut terkait perubahan lingkungan keamanan Jepang dan meningkatnya pembahasan mengenai strategi pertahanan serta nuclear deterrence.

Karena itu, kalimat Takaichi di Nagasaki dapat dibaca sebagai penegasan politik di tengah perdebatan strategis Jepang sendiri.

Pertanyaannya bukan lagi sekadar apakah Jepang masih memiliki tiga prinsip tersebut.

Pertanyaan yang lebih besar adalah:

Seberapa jauh prinsip itu akan bertahan ketika Jepang menghadapi tuntutan keamanan baru di kawasan Asia Timur?

Nagasaki hari ini mengingatkan dunia bahwa bagi Jepang, nuklir bukan hanya persoalan strategi pertahanan.

Ia adalah pengalaman sejarah.

Dan justru karena itulah, setiap perubahan kecil dalam politik nuklir Jepang memiliki arti jauh melampaui Jepang sendiri. 

Baca Juga  MBG: Mampukah Sudaryono Membenahi Mesin Program Makan Bergizi Gratis?
Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *