Penanganan Korban Gempa Dilakukan Secara Terpadu, TNI AU Kirim Nakes, Pertamina Berkolaborasi dengan PLN

TNI Angkatan Udara (TNI AU) telah mengirim tenaga kesehatan (nakes) untuk membantu menangani masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8).

MyLiderNews.com – Penanganan korban gempa di daerah harus dilakukan secara terpadu lintas sektor. TNI Angkatan Udara (TNI AU) telah mengirim tenaga kesehatan (nakes) untuk membantu menangani masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8).

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan pengiriman nakes dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Kesehatan Denmabesau Letkol Kes dr. Ahmad Hendra.

Menurut Nyoman, tim tersebut membawa berbagai peralatan medis dan obat-obatan untuk menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana.

“Tim Nakes membawa berbagai alat kesehatan (Alkes) dan obat-obatan untuk mendukung pelayanan medis bagi masyarakat yang terdampak bencana,” kata Nyoman melalui siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (19/8).

Para nakes tersebut berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Nakes TNI AU akan bertugas di lokasi hingga kondisi di wilayah terdampak di NTT kondusif dan penanganan terhadap korban bencana berjalan dengan baik.

Saat dikonfirmasi mengenai jumlah nakes yang dikirim, Nyoman belum dapat menjelaskan secara rinci. Namun, ia memastikan tim tersebut akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak gempa.

“TNI AU terus berupaya hadir memberikan kontribusi nyata dalam setiap misi kemanusiaan, khususnya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana,” kata dia.

Di tempat terpisah, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah terus berupaya melakukan langkah pemulihan pasokan listrik di darah terdampak.

“Perlahan-lahan sudah mulai ada perbaikan, termasuk juga listrik. Awalnya banyak daerah yang kena itu mati lampu, sekarang perlahan-lahan sudah bisa kita selesaikan,” kata Bahlil kepada wartawan di Jakarta Barat, Selasa.

Bahlil mengatakan pemulihan listrik di wilayah terdampak belum sepenuhnya selesai karena masih terdapat kendala dalam penyaluran pasokan listrik ke sejumlah lokasi.

Baca Juga  Jokowi dan Ujian Seorang Lider : Kapan Berhenti Menjadi Center of Interest ?

Menurut dia, gardu induk di wilayah terdampak telah kembali menyala, namun distribusi listrik ke sejumlah lokasi masih membutuhkan waktu.

“Sudah barang tentu belum 100 persen karena gardu induknya itu sudah nyala tapi untuk suplai ke lokasinya itu yang membutuhkan beberapa waktu lagi sedikit,” ujarnya.

Bahlil mengatakan pemerintah terus berupaya mempercepat pemulihan listrik di wilayah terdampak bencana dan Direktur Utama PLN masih berada di lokasi bencana untuk mengawal dan memastikan proses pemulihan berjalan dengan optimal.

“Kita akan bekerja keras terus, Dirut Pertamina sama PLN kemarin masih berada di lokasi bencana dan kita sangat serius,” kata Bahlil.

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *