MyLiderNews.com, Ketua PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) Erick Thohir mengatakan, lembaga yang dipimpinya menyatakan dukungan kepada Khiev Sameth untuk melanjutkan masa jabatannya sebagai Presiden Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) untuk periode 2026-2031.
Erick Thohir menympaikan alasan kepana PSSI kembali mendukung sosok Sameth yang merupakan pemimpin militer dari Kamboja dan sudah memimpin Federasi Sepak Bola ASEAN sejak 2019.
Menurut Erick Thohir yang juga Menpora itu, di bawah kepemimpinan Presiden AFF Gen. Khiev Sameth, AFF terus menjadi kekuatan yang menyatukan sepak bola Asia Tenggara.
“AFF berkomitmen besar dalam memperkuat kolaborasi antar asosiasi anggota serta meningkatkan kualitas kompetisi di kawasan kita,” kata Erick Thohir dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (4/8).
Dukungan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyusul serangkaian pencapaian dan transformasi yang dinilai positif yang ditunjukkan oleh AFF di bawah kepemimpinan Khiev Sameth.
Menurut Erick Thohir, kesinambungan kepemimpinan di tubuh AFF sangat krusial, terutama di tengah momentum kebangkitan sepak bola Asia Tenggara di kancah global.
Kepercayaan AFF terhadap PSSI juga menjadi landasan kuat bagi dukungan tersebut. Transformasi yang terus digulirkan oleh PSSI telah mendapat pengakuan dari AFF, yang terbukti dengan dipercayakannya Indonesia sebagai tuan rumah berbagai turnamen bergengsi dalam tiga tahun terakhir.
“AFF sudah percaya dengan transformasi yang dilakukan PSSI. Kepercayaan ini terbukti nyata dari event-event AFF yang dilaksanakan di Indonesia, seperti ASEAN U-23 Championship 2025, ASEAN U-19 Boys’ Championship 2024 dan 2026, ASEAN U-17 Boys’ Championship 2024 dan 2026, ASEAN U-19 Women’s Championship 2025, serta ASEAN U-16 Girls’ Championship 2025,” beber Erick Thohir.
Khiev Sameth merupakan pemimpin militer dari Kamboja yang telah memimpin Federasi Sepakbola ASEAN sejak tahun 2019. Lalu, ia terpilih kembali pada November 2022, tanpa satupun pesaing, untuk periode kedua yang akan berakhir pada 2026.
Ia memiliki visi kepemimpinan yang visioner dan inklusif dalam pengembangan sepakbola di Kawasan Asia Tenggara.
Lebih lanjut, Erick Thohir menyoroti pentingnya kepemimpinan yang stabil untuk menyambut agenda-agenda besar sepak bola dunia yang akan berlangsung di kawasan Asia Tenggara.
FIFA telah mempercayakan sejumlah turnamen besar ke kawasan ini, menandakan bahwa Asia Tenggara kini berada di radar utama sepak bola internasional. “Keberlanjutan kepemimpinan sangat penting karena Asia Tenggara sedang membangun kompetisi level dunia,” kata Erick Thohir.
“FIFA telah mempercayakan sejumlah agenda mereka di Asia Tenggara, seperti FIFA World Cup U-17 2023 dan FIFA Series 2026 di Indonesia, FIFA Women’s World Cup 2023 di Australia, FIFA Women’s Futsal World Cup 2025 di Filipina, dan yang paling membanggakan, Indonesia akan menjadi tuan rumah turnamen perdana FIFA ASEAN Cup 2026,” ujarnya.
PSSI berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan AFF dan seluruh asosiasi anggota demi memajukan sepak bola di Asia Tenggara.
Dukungan terhadap Mayor Jenderal Khiev Sameth menjadi langkah strategis untuk memastikan visi bersama dalam membangun sepak bola kawasan yang profesional, kompetitif, dan berkelas dunia dapat terus berlanjut.
“Kami di PSSI berdiri di belakang Gen. Khiev Sameth. Bersama-sama, kita akan membawa sepak bola Asia Tenggara terbang lebih tinggi,” ujar Erick Thohir





